Sahabat, Bolehkah Kebersamaan Kita Ulang Kembali


Bagian : 1
Penulis : Maulidiya Harahap


Dulu kita pernah dekat, kemana mana selalu sama, saling bercanda, saling mendukung, jika di antara kita ada yg lagi butuh bantuan kita saling tolong menolong, tetapi waktu kebersamaan kita sepertinya tidak lama, dan kebetulan kita masih baru kenal dan sama sama masuk universitas yang sama dan jurusan yang sama, di saat itu lah kita memulai kenal, dekat, bahkan sudah sering berbagi cerita di antara kita, tetapi tidak lama kemudian kamu mulai menjauh aku tidak tau apa sebab kamu tidak lagi mau dekat dengan ku.
Perkenalkan nama aku Qiesha Aries, aku tinggal di bandung jawa barat, dan aku baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah ku di Jakarta utara selama aku sekolah aku tinggal di Jakarta, bandung adalah tempat asal tinggal ku.dan ketika tamat dari sekolah aku kembali ke bandung untuk melanjutkan pendidikan di universitas ternama di bandung dan tibalah aku sampai rumah aku di sambut hangat oleh ayah mama, dan abang ku.
Assalamualaikum”
“Waalaikum salam Qiesha, ya allah rindu nya mama”  sambutku dengan hangat.
“ iya ma, qiesha juga rindu, oh ya abang sama ayah mana ma?” tanyaku
“ayah lagi kerja, abang kuliah” jawabnya
“oh ya qiesha lupa hehe”
“Hmm, yaudah qiesha istirahat lah, besok kan mau daftar kuliah”
“ iya ma”

***
Keeseokan hari nya aku pergi ke kampus yang aku minati untuk daftar ulang kelulusan ku, sebelum nya aku sudah daftar online di website ketika aku masih di Jakarta, tiba sampai di kampus aku bertemu teman ku sewaktu masih di sekolah ternyata dia tinggal di bandung.
“Assalamualaikum qiesha”
“Waalaikum salam hei filzah, kamu kuliah di sini juga?” tanyaku
“Haha iya qiesha aku tinggal di bandung” jawabnya.
“Ya ampun aku baru tau lah”
“Haha iya, kamu mau daftar ulang qiesha?”
“Iya filzah, kamu juga ya? Ambil fakultas apa dan jurusan”
“Aku ambil fakultas Usuhulludin Jurusan Tafsir kalau kamu?” Tanya nya
“Oh iya? Aku Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam
Oh gitu oke deh, filzah aku duluan ya, assalamualaikum”
“oke, wa’alaikum salam
Setelah aku bertemu dengan teman satu sekolah ku filzah aku lanjut jalan ke tempat fakultas yang ku minati, lalu aku langsung daftar ulang dengan tertanda bukti kelulusan ku masuk universitas yang aku minati.
Setelah aku sudah daftar ulang ke fakultas, aku keliling kampus bersama teman teman ku, selang beberapa hari sebelum menuju OSPEK kampus, aku memulai mempersiapkan apa yang harus di persiapkan untuk OSPEK nanti terutama mengenai baju ku, baju OSPEK ku di perintahkan memakai baju putih, rok hitam dan jilbab putih..
Tibalah di pagi hari, suara kokok ayam sudah berbunyi menandakan aku harus beranjak pergi menuju kampus pada pagi hari, mama ku langsung bergegas untuk menghantarkan ku ke simpang dekat rumah ku untuk menunggu angkot langganan ku setiap pagi.



***
Tetiba sampai kampus sekitar pukul 6:30 WIB karena angkot langgananku melewati jalan alternative (Jalan Tol) menuju kampus agar lebih cepat, dan aku langsung mencari ruangan OSPEK khusus fakultas ku, dan aku pun masuk keruangan OSPEK.
Aku melihat begitu banyaknya mahasiswa baru yang akan di OSPEK dalam 3 hari kedepan dengan bernuansa perempuan baju putih, rok hitam, jilbab putih dan hitam dan lelaki memakai baju putih, celana hitam dan peci hitam, aku sangat senang ketika aku sudah memulai menjadi mahasiswa, tentunya aku banyak mengenal teman baru, sahabat baru, bahkan aku menemukan karakter sifat seorang teman yang belum aku temui :D.
Dan ada seorang teman sebut saja namanya Yani yang aku mengenalnya sebelum ospek, aku dengan dia sudah mulai berkomunkasi dan kebetulan dia satu fakultas dengan ku dan juga satu jurusan tetapi aku tidak tau, aku satu kelas tidak dengan dia, selang 2 hari aku ospek yang ke 3 hari nya, mengadakan ospek sesuai kelas yang di tentukan, aku bertemu dengan dia setelah ada seorang teman baru yang menyebutkan nama Yani, aku langsung menoleh kebelakang dan aku langsung menghampirinya
Assalamualaikum, nama kamu yani syafira ya?” Tanya ku
“Waalaikum salam, iya siapa ya?” jawabnya
“Saya Qiesha yang sering komunikasian sama kamu sebelum kita ospek”
“ masyaallah Oo Qiesha, yaya” dengan nada takjub
“Ternyata kita satu kelas ya” dengan nada senang
“iya sha”
Setelah 3 hari aku melaksanakan OSPEK, 3 hari berikutnya aku sudah masuk di perkuliahan pertama, aku senang karena aku sudah masuk kuliah dan pastinya memiliki teman yang lebih banyak lagi, dan akhirnya aku bertemu dengan yani di kelas, aku senang karena aku sebelum ospek sudah memiliki teman baru, tiba di dalam kelas aku dengan yani selalu duduk bersampingan, selalu berbagi cerita, dan tidak lama kemudian aku langsung memiliki 2 teman baru di dalam kelas namanya Rana dan Tami.

***
Aku setelah mengenal mereka aku semakin dekat, dan aku seperti nya akan bersahabat dengan mereka yaitu Yani, Rana dan Tami, setelah berapa lama masuk dalam perkuliahan pertemana aku dengan mereka semakin erat, semakin dekat, semakin rapat, aku senang memiliki sahabat di dalam kelas yang selalu pengertian dengan ku.
Yani ketika di dalam kelas, aku selalu di ajaknya duduk di samping dia, dia selalu berbagi cerita dengan ku, curhatannya kepada ku, dan selalu canda canda dengan ku, bahkan dia selalu mengajakku untuk foto bersama agar fotonya menjadi sebuah kenangan, ketika aku lagi susah, dia selalu ada untukku.
Rana dan Tami, dua sahabatku di kelas ditambah Yani jadi 3, aku mengenal rana dan tami, awalnya dengan rana, di kampus ku ada organisasi bagian dakwah, ketika ada seorang yang masuk di dalam kelas kami, seorang abang dan kakak yang lagi menawarkan pendaftaran organisasi tersebut, aku dan rana sepertinya tertarik dengan organisasinya, dan dikelas kami yang mendaftar organisasinya Cuma aku dan rana, setelah aku mendaftar organisasi nya, selang beberapa hari di organisasi tersebut mengadakan technical meeting untuk melaksanakan ujian tes masuk organisasi tersebut, sepulang kuliah aku dan rana membicarakan untuk teecnical meeting, dan rana pun mengajakku kerumahnya yang tidak jauh dari kampus , selagi menunggu waktu teecnical meeting sekitar jam 2, aku di ajak rana kerumahnya, dan aku baru pertama kali kerumah nya, ketika aku sampai rumah rana aku salam kedua oramg tuanya dan neneknya dan selagi nunggu jam 2 aku di ajak rana untuk makan siang dirumah nya setelah makan siang, aku menemani rana jualan grosir dirumahnya, rana mempunyai grosir dirumahnya, tibalah sudah jam 2 aku dan rana langsung bergegas menuju kampus tepatnya menuju ruangan organisasi yang akan kami lalui.
Tibalah aku dan rana sampai diruangan organisasi tersebut dan mendengarkan apa apa saja yang harus di persiapkan untuk menuju ujian tes yang akan dilaksanakan pada esok hari, selama aku dan rana mengikuti tes ujian aku dan rana selalu sama sama kemana pun dan aku pun memiliki teman baru lagi.
Setelah aku melewati ujian tes selama 3 hari, di pagi hari nya ketika di kelas aku dan rana berada di meja dosen (sebenarnya tidak boleh duduk di bangku dosen, tapi posisinya kami belum tau, karena masih baru), rana langsung melihat laptop dan langsung searching di google tentang kelulusan aku dan rana masuk organisasi tersebut.
Bersambung..




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Pembiasaan Pembelajaran Anak Usia Dini Dalam Masa Covid 19

Istiqomah Dalam Menulis

Perjalanan Panjang Tidak Menghalangi Menuntut Ilmu