Perjalanan Panjang Tidak Menghalangi Menuntut Ilmu

Menceritakan suatu pengalaman juga sangat penting
untuk keseharian kita seperti hal nya sekarang, penulis akan menceritakan suatu
pengalaman yang ia alami selama ini
Sebut saja aku lia, aku sudah melanjutkan pendidikan perguruan
tinggi tepatnya di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, di saat ini
aku sudah memasuki semester 4 berarti sudah hamper 2 tahun kurang lebih aku
melanjutkan pendidikan perguruan tinggi, di saat aku memulai untuk kuliah di
sana di awali dengan semester 1, selama semester 1 aku masuk dari jam 07:00
pagi dan aku harus berangkat setelah sholat subuh karena menempuh perjalanan ke
kampus cukup jauh biasanya kalau tidak ada kemacetan sekitar 1 jam sudah sampai
tapi kalau sudah macet kurang lebih 2 jam baru aku sampai kampus, dan setelah
sholat subuh aku langsung di antar oleh mama ku ke simpang dekat rumah ku untuk
menunggu angkutan umum yang hendak menjemputku ke kampus kebetulan di semester
1 aku naik angkutan umum langganan yang biasanya menjemputku dipagi hari untuk
berangkat kuliah dan di selama perjalanan di pagi hari kemacetan belum terlihat
dan angkutan umum yang ku naiki melewati jalan alternative (jalan tol) karena
dapat menghindari jalan kemacetan agar tidak ada keterlambatan dengan sewa
langganannya (mahasiswa semua).
Sesampai aku di kampus dosen pun masuk untuk memulai
pelajaran, sekitar jam 10:00 pagi aku sudah selesai masuk kelas dan selesai
masuk kelas aku langsung bergegas mengerjakan tugas yang sudah di berikan dosen
aku langsung berjalan ke perpustakaan yang ada di kampus ku aku segera mencari
buku yang aku butuhkan untuk tugasku, setelah aku selesai mencari buku aku
langsung ke sekretariat organisasi, aku di kampus mengikuti organisasi di
bidang Jurnalistik dan Kepenulisan memang kepenulisan suatu bakatku juga, di
kampus ku sendiri selain aku mengikuti mata kuliah aku juga mengikuti kegiatan
bidang kepenulisan karena pastinya akan menambah ilmu juga untuk aku dan untuk
bibit bibit target ku untuk menjadi seorang penulis hebat
Dan menimba ilmu bukan hanya di kelas tetapi dimana
saja, sekitar jam 4 sore juga aku masih berada di kampus tepatnya di secretariat
organisasi dan aku pun mulai berjalan menuju pulang dengan angkutan umum di
depan kampus yang menuju arah daerah rumah ku, selama di perjalanan pulang baru
aku merasakan kemacetan yang cukup lama dan juga butuh kesabaran untuk menunggu
(termasuk sabar menunggu si dia hihi) dengan penuh kemacetan membuat orang
orang pun makin resah dan sebagian orang orang pun tidak sabar untuk menuju
pulang, sekitar 1 jam juga melewati kemacetan yang cukup panjang dan aku pun
sesampai rumah sekitar jam 6 lewat hampir setengah 7 dan sudah memasuki maghrib,
dan suatu hari kemudian aku merasakan cukup lelah juga setiap hari menempuh
perjalanan yang cukup panjang dan aku pun mengalami drop atau sakit selama 8
hari dan di rawat di rumah sakit, sakit juga anugrah dan rahmat dari allah jadi
tetap di syukuri, dengan sakit juga insyaallah akan dapat menggugurkan dosa
dosa, dan selama sakit aku pun juga sudah lama tidak masuk kuliah, mengerjakan
tugas dan mengunjungi secretariat organisasi, setelah melewati masa sakitku
selama 8 hari alhamdulilah aku sudah di bolehkan pulang dan aku pun meminta
surat izin dari dokter untuk surat istirahatku dirumah selama 3 hari dan akan diberikan
ke dosen ku di kampus, dan aku pun memulai melanjut kuliah kembali dan
sebenarnya aku sudah ada niat untuk kos rumah tetapi aku tidak bisa
meninggalkan orang tua ku dan adik adik ku dirumah, dan aku pun tetap kuliah
menempuh perjalanan pulang hari, dan terkadang aku ada sedikit mengeluh juga
karena kelelahan tetapi selalu aja ada kata motivasi yang di ucapkan oleh orang
tua ku “Perjuangan itu tiada kenal lelah” kata motivasi seperti itu yang selalu
di sebutkan oleh orang tua ku dan aku pun kembali bangkit untuk selalu menuntut
ilmu walau perjalanan panjang, dan pada akhirnya sampai semester 4 ini aku
tetap pulang hari untuk menuju kampus dan pulang kerumah, karena di awali
dengan niat yang sungguh menuntut ilmu dan kata motivasi orang tua ku yang
selalu membuatku semangat menuntut ilmu, perjalanan panjang tidak menghalangi
menuntut ilmu jika kita benar benar bersungguh sungguh untuk menuntut ilmu
karena Allah dan karena orang tua insyaallah akan berbuah hasil yang manis,
kita rasakan dulu pahitnya baru manisnya hasil perjuangan yang kita rasakan
yakin seyakinnya
Manjadda Wajadda Siapa yang bersungguh sungguh pasti
ia akan mendapat.
SEKIAN J
Komentar
Posting Komentar